IV Koto Aur Malintang – Program peningkatan pelayanan terhadap masyarakat terutama bidang kesehatan terutama di pusat kesehatan Masyarakat (Puskesmas) oleh pemerintah tidak dibarengi dengan penanaman etika kepada jiwa pegawai/perawat di puskesmas kecamatan IV koto aur malintang kabupaten padang pariaman banyak yang tidak beretika terhadap para pasien.
Salah seorang pasien azril (24) menuturkan kepada SK, pengalaman mereka saat mengurus surat keteragan dokter untuk keperluan persayaratan pendaftaran calon jemaah haji, di puskesmas kecamatan IV koto aur malintang. saat itu saya ingin mengurus surat keterangan dokter untuk syarat mendaftar haji tahun depan, namun sesampai saya di puskesmas saya bertanya kepada perawat, untuk mengurus SKD, namun berhubungan pada hari senin ini dokter tidak masuk, namun saya kembali bertanya kepada pegawai lain, menanyakan kembali kepada perawat lainya saya lupa namanya, saya bertanya buk saya mau mengurus SKD untuk mendaftar calon haji, karena dokter tidak ada dan berhubungan saya besok mau kepadang untuk kuliah, apakah ini tidak bisa dikeluarkan sekarang buk…kata nya azril… namun salah seorang perawat yang lain saya tanya pertama tadi menjawab, kalau bapak ingin cepat bapak keluarkan aja sendiri dan tanda tangani sendiri…. Katanya perawat puskesmas kecamatan IV koto aur malintang kabupaten padang pariaman tersebut.
Masih kata azril Mendengar hal tersebut saya sangat kecewa pada mereka di seorang perawat berkata hal demikian, ini baru mengurus surat keterangan bagaiman nanti, kalau ada masyarakat yang membutuhkan perawatan atau yang lagi sakit, jangan-jangan nanti masyarakat disuruh obati aja sendiri . harapan saya kepada yang berwenang pemerintahan daerah, mohon ini untuk ditindak lanjuti pegawai yang seperti ini. Jangankan obat yang didapati oleh masyarakat malah bentakan yang paling utama mereka kasih.
Menurut informasi masyarakat yang pernah berurusan dengan puskesmas, saat di temui SK dirumahnya mengatakan memang seperti itu pelayanan masyarakat, saya juga pernah membawa anak saya sakit, kami bawa kesana, namun sesampai disana anak saya di periksa, setelah itu saya disuruh membawa kerumah sakit umum, dan tidak memberi obat, dan tidak pula diantar oleh pihak puskesmas. Katanya mau pemerintah melayani masyarakat buktinya mana, Kata rosmani (45). Pemerintah memang harus betul-betul mengawasi puskesmas yang tidak menanamkan etika dan sopan santun kepada pasien, agar masyarakat senang berurusan.dan mendapatkan perawatan yang baik.
(Azwar M)
Ikako Amal
Rakom Suandri





woi ang nio mamajuan daerah namo e……tapi masalah nan mode ko ang posting juo ka blog ang……..bado na buruak kampuang kito juo,kampuang ang juo ndak….kan indak sado perawat nan mode tu doh ndak,kalau ang sakik hati,ang catat namo e,dima tingga e,apo asli urang siko e,ang laporan ka polsek,kan awak punyo kapolsek…ndak mode ko caro e doh…..ko samo je ang mamburuak an kampuang ang surang nyeh ko…..
memajukan daerah….bukan menutupi keburukan..kawan…???